- Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Peduli Banjir dan Longsor Aceh menyalurkan bantuan hygiene kit untuk para pengungsi Desa Agusan yang terdampak banjir bandang. Bantuan tersebut disalurkan melalui koordinasi MDMC–LazisMu Aceh yang para relawannya saat di Blangkejeren, Gayo Lues.
Para pengungsi, yang kini tinggal sementara di aula BLK setelah desa mereka hilang tersapu banjir, menerima paket kebersihan berisi sampo, sabun, handuk, pasta gigi, dan sikat gigi. Perlengkapan dasar ini menjadi kebutuhan mendesak mengingat terbatasnya fasilitas sanitasi di lokasi pengungsian.
Melalui MDMC–LazisMu, pembagian hygiene kit dilakukan bersamaan dengan pelayanan kesehatan. Pada 8 Desember 2025, tim mencatat 20 konsultasi balita (8 laki-laki dan 12 perempuan) serta 78 pasien usia di atas lima tahun (18 laki-laki dan 60 perempuan). Pelayanan yang diberikan mencakup konsultasi medis, edukasi kesehatan, pemeriksaan tanda vital, dan pemeriksaan fisik.
Selain layanan medis, tim juga melaksanakan promosi kesehatan mengenai personal hygiene dan kegiatan psikososial seperti pengenalan emosi, sesi membaca nyaring, dan ice breaking untuk membantu anak-anak mengelola stres pascabencana.
Hasil pemantauan kesehatan menunjukkan tingginya kasus ISPA dengan 49 pasien, disusul GEA sebanyak 6 pasien. Untuk penyakit tidak menular, hipertensi menjadi temuan terbesar dengan 10 kasus, diikuti dislipidemia, myalgia, kelainan kulit, dyspepsia, anoreksia, dan cephalgia. Satu anak berkebutuhan khusus (ABK) juga mendapatkan perhatian dari tim.
Ketua Tim Medis MDMC Aceh, dr. Aslinar, Sp.A, M.Biomed, menyampaikan apresiasi kepada KKSS atas kepercayaan dalam menyalurkan bantuan melalui MDMC–LazisMu. “Dukungan KKSS sangat membantu pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas. Masih banyak kebutuhan mendesak seperti obat-obatan, perlengkapan ibu dan anak, air bersih, permainan edukatif untuk anak, serta school kit. Semua ini telah kami sampaikan kepada Dinas Kesehatan dan para pemangku kepentingan,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, KKSS Peduli Banjir dan Longsor Aceh berharap bantuan dapat tersalurkan lebih tepat sasaran dan membantu menjaga kesehatan para pengungsi selama masa tanggap darurat, seraya mendorong dukungan lanjutan bagi pemulihan Aceh secara keseluruhan.(T.Jamaluddin)